INTENSITAS HUJAN MENINGKAT, MAPALA MAKASSAR SIAGA
Sabtu, 06 Desember 2008 21:29
Makassar, 6/12 (ANTARA) – Kelompok Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) sejumlah perguruan tinggi di Makassar bersiaga penuh berkenaan dengan musim hujan yang intensitasnya mulai meningkat pada Desember ini.
Koordinator Tim Penyelamatan Organisasi Mapala se-Makassar, Muhammad Fadli Alim, mengatakan di Makassar, Sabtu, penyiagaan tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan jatuhnya korban akibat banjir maupun tanah longsor.
“Berdasarkan pengalaman, pada akhir tahun di saat hujan makin meningkat, sejumlah wilayah di Sulsel terkena banjir dan tanah longsor,” ujarnya.
Terlebih, katanya, beberapa kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan berlangsung pada bulan Desember ini, antara lain Idul Adha, Natal, dan malam Tahun Baru.
Ia mencontohkan, pada perayaan Idul Adha sejumlah penduduk di sekitar kaki Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulsel, melakukan ritual mendaki dan melaksanakan shalat Id di puncak gunung.
Padahal, setiap tahun, cuaca bulan Desember sangat tidak bersahabat, dan tidak bisa diprediksi keadaannya sehingga memungkinkan jatuhnya korban jiwa.
Pada tahun 2008 ini saja, tercatat di Gunung Bawakaraeng telah terjadi kecelakaan yang menyebabkan enam jiwa melayang, sementara dua orang tewas terseret di kawasan Pemandian Wisata Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulsel.
Untuk itu sejumlah Mapala telah melakukan persiapan dengan latihan bersama dan menyiapkan alat-alat operasional penyelamatan standar tinggi.
Bulan lalu, tim yang terdiri atas ratusan personil itu telah melakukan sejumlah pelatihan, antara lain pelatihan SAR, operasi penyelematan di gua, dan operasi penyelamatan di pegunungan.
Mapala yang tergabung dalam Tim Penyelematan tersebut antara lain Mapala Politeknik Ujung Pandang, Fakultas Sastra Universitas Hasanudin (Unhas), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tamalatea, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Nitro, dan Mapala Universitas Fajar.***6***
(T.PK-AAT/B/H-KWR/H-KWR) 06-12-2008 20:15:52